Cara Mengatasi Anak Bosan Di Rumah Selama Pandemi Corona

Cara Mengatasi Anak Bosan Di Rumah Selama Pandemi Corona

Dalam menghadapi tantangan pembelajaran di masa pandemi ini khususnya belajar dari rumah, Sri melanjutkan, tidak bisa dilakukan secara optimal karena kondisi yang terbatas. Selain itu setiap orangtua pun juga memiliki latar belakang yang berbeda, dari sisi sosial, ekonomi dan pendidikan. Di samping itu, orang tua juga merasa terbebani dengan kesulitan mata pelajaran yang harus diajarkan ke anak-anak. Orang tua juga terbebani dengan keharusan lebih kreatif memberikan anak alternatif kegiatan di rumah, di tengah kesibukannya menyelesaikan pekerjaan rumah tangga atau bekerja.

Naik ke atas ranjang bersama-sama, dengan selimut yang ditarik hingga ke dada, sungguh nyaman. Sekolah dari rumah atau faculty from home selama pandemi, mungkin bisa menjadi rutinitas yang membosankan bagi anak-anak. Namun terlalu lama menjalani aktivitas di rumah membuat anak merasa jenuh dan mulai merindukan suasana sekolah. Dalam hal ini orang tua juga bisa mengajarkan anak bermain musik. Kegiatan ini secara tidak langsung akan merangsang daya kreatif dan imajinasi anak melalui seni. Dengan demikian, rasa penat dan bosan yang datang bisa sejenak hilang.

Dengan cara tersebut, lanjut Nahar, pola kejenuhan dan kebosanan anak akibat pandemi wabah Corona dapat teratasi. Sehingga, kata dia, tidak terjadi dampak buruk yang tidak diinginkan. Khusus perguruan tinggi di Beijing, diberi kebebasan sendiri untuk memutuskan waktu aktivitas belajar di kelas. Namun jika satuan pendidikan terindikasi dalam kondisi tidak aman atau tingkat risiko daerah berubah, Nadiem tegaskan maka pemerintah daerah wajib menutup kembali satuan pendidikan. Yakni dengan sistem pergiliran rombongan belajar yang ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan. “Untuk PAUD dari standar awal 15 peserta didik per kelas menjadi 5 peserta didik per kelas,” tutur Nadiem.

Jika si anak merasa jenuh dengan aktifitas yang monoton selama belajar di rumah, maka si anak dapat disarankan untuk membuat jadwal belajar harian. Kegiatan yang dijadwalkan bisa menyesuaikan tugas-tugas yang diberikan oleh Slot Online guru atau sesuai dengan kemampuan siswa. Suasana yang nyaman juga mencakup tentang kerapihan dan kebersihan tempat belajar. Usahakan meja belajar dan lingkungan sekitar selalu bersih, buku-buku dan alat tulis tertata rapi.

Pekarangan rumah bisa Bunda manfaatkan untuk melakukan aktivitas berkebun bersama Si Kecil. Jika tidak ada pekarangan di rumah, Bunda bisa mengajak Si Kecil menanam tanaman di pot. Dengan memasak bersama Bunda, Si Kecil juga akan belajar menghargai usaha Bunda untuk memasak makanan untuknya.

Apalagi bagi anak-anak yang belum sepenuhnya mengerti dan memahami kondisi pandemi corona yang sangat berbahaya, sehingga mengharuskannya tinggal di rumah. Hal ini bisa membuat anak merasa bosan, terlebih jika aktivitas kesehariannya dilakukan secara berulang dan monoton. Walaupun kegiatan belajar mengajar di sekolah sementara dihentikan, tetapi para pelajar tetap wajib belajar di rumah via daring. Tidak semua anak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan ini, terutama berhubungan dengan konsentrasinya.

Tentu saja pembatasan gerak ini bisa menimbulkan rasa bosan dan memunculkan masalah kesehatan fisik maupun mental. Anak laki-laki menikmati perawatan wajah atau scrub kaki, dan anak perempuan juga ingin menggunakan cat kuku yang berwarna. Kamu bisa melakukan perawatan tubuh dan wajah sebagai kegiatan di rumah saat corona yang menarik. Berada di rumah sepanjang hari adalah kesempatan besar untuk meningkatkan kebiasaan membaca anak-anak. Lakukan variasi dalam membaca sebagai aktivitas di dalam rumah saat corona. Selain itu, Bimo juga ingin terus melanjutkan cerita petualangan hidupnya di buku harian dan bisa berbagi cerita dengan teman-teman tentang banyak hal yang kita pelajari selama pandemi.

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini “memaksa” semua orang untuk beradaptasi dengan gaya hidup yang baru. Ini karena anjuran untuk tinggal di rumah dari bodily distancing untuk menghentikan penyebaran virus. Suara.com – Mendengar anak merengek “Aku bosan” selama pandemi, tentu bukan hal yang menyenangkan. Aapalagi, kalau ia mengucapkannya berulang-ulang dalam satu hari.

Anak-anak sudah bosan berada di dalam rumah

Sekolah menerapkan sistem pembelajaran online (baik e-learning maupun melalui convention video). Sonora.ID -Situasi pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan membuat anak-anak belum dapat kembali belajar di sekolah seperti sebelumnya. Selain harus belajar dari rumah, kontak sosial anak bersama teman-temannya juga menjadi lebih sedikit.

Comments are closed.